Pelatih kepala ungkap rahasia Iran bermetamorfosis menjadi raja futsal di Asia

Ibukota Indonesia – Pembimbing timnas futsal Iran Vahid Shamsaee mengungkapkan rahasia timnya berubah menjadi "raja" futsal Asia, setelahnya pada masa kini mempunyai 13 penghargaan juara Piala Asia Futsal dari 17 edisi yang sudah ada dimainkan sejak 1999 pada Malaysia.

Hal ini dikatakan Shamsaee mendekati laga semifinal Piala Asia Futsal 2026 sewaktu timnya bertemu dengan Irak di Tanah Air Arena, Jakarta, besok Kamis (5/2) pukul 15.00 WIB.

"Ketika kami melaju ke pertandingan kami mencoba fokus kemudian konsentrasi untuk mengerahkan yang digunakan terbaik lalu meminimalisasi kesalahan," kata pembimbing 50 tahun itu pada jumpa pers prapertandingan di dalam Negara Indonesia Arena, Rabu.

"Olahraga ini mengajarkan kami banyak pelajaran. Kami bukan boleh bermain-main akibat para partisipan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka," tambah dia.

Pada jumpa pers sebelum pertandingan dimulai, Shamsaee menyatakan bahwa ia menghadirkan pasukan berbeda dari edisi menjadi juara Piala Asia Futsal 2024 lalu bermain di Piala Global Futsal 2024.

Ia melakukan sejumlah inovasi dalam di tim, namun sejauh ini Iran terus perkasa di dalam Piala Asia Futsal 2026 akibat menyelesaikan empat pertandingan dengan kemenangan.

Mereka memulai pertandingan dengan kemenangan 4-1 menghadapi Malaysia, tak lama kemudian 2-0 menghadapi Arab Saudi, juga terakhir menekuk Afganistan 5-2. Di perempat final, Iran kemudian mengandaskan perlawanan Uzbekistan dengan skor 7-4.

"Waktu berjalan cepat, rasanya baru kemarin kami kick off tapi sekarang telah semifinal," kata Shamsaee, ahli kelahiran Tehran, Iran tersebut.

"Kami berupaya mengerahkan kemampuan terbaik juga menghormati Irak. Mereka telah menunjukkan kualitas," lanjut dia.

Sementara itu, Behrooz Azimi sebagai perwakilan pemain menegaskan kesiapan timnya menghadapi laga semifinal. Laga nanti akan menjadi kali pertama Iran menginjakkan kaki bermain ke Indonesia Arena, setelahnya empat laga sebelumnya mereka itu bermain di DKI Jakarta International Velodrome.

"Kami sudah ada siap untuk laga besok. Irak adalah grup yang digunakan sangat bagus," kata Azimi.

"Tapi kami juga telah bersiap-siap. Kami punya konsentrasi yang dimaksud baik. Kami siap untuk laga besok," tambah dia.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top