Surabaya – Persebaya Surabaya berhasil membungkam Persijap Jepara dengan skor telak 4-0 pada laga tunda pekan kelima BRI Super League musim 2025/2026 pada Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Mingguan sore.
Gol Persebaya dicetak oleh Bruno Moreira menit ke-26, Leo Lelis menit ke-38, Francisco Rivera menit ke-80 serta Mihailo Perovic menit ke-85.
Dari hasil pertandingan yang dimaksud Persebaya naik ke peringkat enam pada klasemen sementara liga dengan meraih total 22 poin. Sedangkan Persijap permanen berada di dalam peringkat 17 dengan total poin 9.
Sejak awal laga, Persebaya Surabaya memilih tampil lebih banyak berhati-hati di mendirikan serangan. Namun, pendekatan yang disebutkan justru menyebabkan tuan rumah mendapat ancaman lebih lanjut dulu setelahnya kesalahan lini belakang dimanfaatkan Persijap Jepara yang tampil agresif dengan skema tekanan tinggi.
Tim tamu segera mengambil inisiatif menyerang sejak menit-menit awal kemudian menciptakan kesempatan melalui Carlos Henrique Franca pada menit kesembilan. Namun, sepakan pemain asing yang dimaksud masih melenceng di sisi kanan gawang Persebaya yang mana dikawal Ernando Ari Sutaryadi.
Persebaya merespons tekanan itu lewat kesempatan Francisco Rivera pada menit ke-13, tetapi sepakan gelandang jika Meksiko yang disebutkan juga belum menemui sasaran dan juga melebar di dalam sisi kiri gawang Persijap yang digunakan dijaga Sendri Johansah.
Persijap kembali nyaris membuka keunggulan pada menit ke-19 pada saat tendangan Franca membentur mistar gawang Persebaya.
Keunggulan justru berhasil diraih tuan rumah setelahnya wasit menunjuk titik putih pada menit ke-22 akibat pelanggaran Rizki Hidayat terhadap Rivera di pada kotak penalti. Keputusan yang disebutkan dikonfirmasi melalui tayangan VAR.
Bruno Moreira yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan menempatkan bola ke sisi kanan gawang Sendri Johansah pada menit ke-26, sekaligus menyebabkan Persebaya unggul 1-0.
Meski sudah pernah memimpin, Persebaya terus tampil disiplin lalu tak terburu-buru di memulai pembangunan serangan. Di sisi lain, Persijap terus berupaya menekan demi menyamakan kedudukan.
Keunggulan tuan rumah bertambah pada menit ke-38 melalui sundulan Leo Lelis yang digunakan memanfaatkan umpan Rivera dari situasi tendangan sudut. Bek dengan syarat Brasil itu berhasil lolos dari kawalan pemain Persijap untuk menggetarkan gawang lawan.
Menjelang turun minum, Persijap masih berjuang memberikan perlawanan. Namun, Persebaya mampu meredam tekanan kemudian sesekali melancarkan serangan balik.
Hingga wasit meniup peluit akhir putaran pertama, skor masih bertahan 2-0 untuk keunggulan Persebaya.
Memasuki sesi kedua, Bajol Ijo segera memberikan ancaman lewat pergerakan Malik Risaldi ke sisi kiri pertahanan lawan, walaupun upayanya masih mampu dihentikan barisan belakang Persijap.
Persijap membalas melalui serangan cepat dari sisi kanan pertahanan Persebaya pada menit ke-48, namun sundulan Sudi Abdallah masih melambung di menghadapi mistar gawang Ernando.
Tim tamu terus menggempur pertahanan Persebaya, tetapi Ernando tampil sigap dengan menggagalkan beberapa jumlah kesempatan berbahaya.
Persijap sempat mencetak gol melalui Sudi Abdallah pada menit ke-60, namun gol yang disebutkan dianulir wasit sebab sang pemain terperangkap offside.
Anak asuh Divaldo Silva hingga menit ke-70 masih terus memberikan tekanan lewat serangan cepat juga rapat. Kendati demikian, Persebaya mampu merespons melalui skema serangan balik dari kombinasi Gali Freitas serta Rivera, meskipun belum berbuah gol tambahan.
Gol ketiga Persebaya akhirnya tercipta pada menit ke-81. Rivera sukses menuntaskan rangkaian umpan pendek sama-sama Gali Freitas juga Mihailo Perovic dengan sepakan akurat ke gawang Persijap, sehingga skor berubah bermetamorfosis menjadi 3-0.
Alexis Gomez sempat mencoba peruntungan lewat tendangan jarak jarak jauh yang dimaksud mengarah ke gawang Persebaya, namun Ernando Ari kembali menunjukkan refleks gemilang dengan berunjuk rasa bola.
Pertandingan yang digunakan berlangsung dalam bawah guyuran hujan ke Stadion Gelora Bung Tomo itu berjalan atraktif, dengan kedua pasukan saling melancarkan jual beli serangan.
Persebaya kemudian menambah keunggulan pada menit ke-85 melalui gol Mihailo Perovic yang digunakan memanfaatkan umpan matang dari Bruno Moreira untuk menaklukkan Sendri Johansah. Angka pun berubah bermetamorfosis menjadi 4-0.
Meski sudah unggul empat gol, Persebaya kekal melindungi intensitas permainan demi mengamankan kemenangan lalu mencatatkan clean sheet.
Hingga wasit selama Jawa Barat, Yudi Nurcahya, meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 4-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persebaya Surabaya.
Pada pertandingan berikutnya, Persebaya akan melawat ke rumah Madura United pada pekan ke-16 dalam Stadion Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Hari Sabtu (3/1) malam.
Sementara, Persijap juga akan bertandang ke lumbung Persija pada Ibukota International Stadium, Hari Sabtu (3/1) sore.
Susunan pemain:
Persebaya Surabaya: Ernando Ari Sutaryadi (PG), Risto Mitrevski, Francisco Rivera Davalos (Oktafianus Fernando 88'), Bruno Moreira Soares (C), Leonardo Silva Lelis, Koko Ari Araya (Catur Pamungkas 62'), Rachmat Irianto, Toni Firmansyah (Ichas Baihaqi 88'), Malik Risaldi (Gali Freitas 70'), Milos Raickovic, Diego Mauricio Machado de Brito (Mihailo Perovic 62').
Pelatih sementara: Uston Nawawi
Persijap Jepara: Moch. Sendri Johansah (PG), Fikron Afriyanto, Elvis Sakyi, Sudi Abdallah (C) (Dicky Kurniawan 75'), Diogo Araujo Brito, Alexis Nahuel Gómez, Wahyudi Setiawan Hamisi, Najeeb Yakubu, Muhammad Adzikry Fadlillah (Indra Arya 47'), Rizki Hidayat (Firman Ramadhan 47'), Carlos Henrique França Freires.
Pelatih: Divaldo da Silva Teixeira Alves
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di website web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.
