DKI Jakarta – Persita Tangerang bangkit dari ketertinggalan untuk menumbangkan PSBS Biak dengan skor 2-1 pada pertandingan pekan ke-21 BRI Super League 2025/026 di Indomilk Arena, Wilayah Tangerang, Senin.
Pada pertandingan ini, Persita yang tersebut menguasai jalannya pertandingan mendapat sejumlah kesempatan emas. Namun, penyelesaian yang tersebut kurang baik menciptakan merekan tak mampu menjebol gawang PSBS yang digunakan dikawal kiper Kadu dalam sesi pertama.
Justru, PSBS yang digunakan berlaku sebagai regu tamu mampu mengejutkan grup tuan rumah. Tim berjuluk Laskar Badai Pasifik itu mengawasi satu-nol di penghujung sesi pertama melalui gol Ruyery Blanco yang digunakan berawal dari serangan balik yang dimaksud dipimpin Ilham Udin.
Tertinggal satu gol menyebabkan ahli Persita Carlos Pena melakukan inovasi pasca turun minum. Ia memasukkan dua pemain sekaligus untuk mengubah permainan, dengan memasukkan Eber Bessa dan juga Charisma Fathoni untuk menggantikan Ramon Bueno kemudian Zulfan Mukti.
Pergantian yang digunakan dikerjakan Pena berbuah manis, ketika kerja mirip Ahmad Nur Hardianto dengan Bessa menyebabkan Persita mendapat hadiah penalti pada menit ke-62.
Namun, Bessa yang dimaksud forward sebagai algojo gagal menuntaskan tugasnya setelahnya tembakannya ditebak oleh Kadu pada menit ke-68. Beruntungnya, beberapa detik berselang, bola yang dimaksud dibawa pemain PSBS direbut oleh pemain Persita, yang kemudian diberikan terhadap Rayco Rodriguez.
Pemain selama Spanyol itu melakukan pergerakan tipu sebelum menembak untuk menaklukkan Kadu. Angka berubah berubah menjadi 1-1.
Pendekar Cisadane mendapat angin kedua. Tak sampai dua menit, merekan berbalik unggul dengan skor 2-1 pada menit ke-70 di mana Hardianto menanduk bola. Kadu pada momen ini sanggup menjangkau sundulan pemain bernomor punggung 9 itu, namun bola kekal masuk ke gawang.
Di sisa laga, Persita sebagai tuan rumah berhasil mempertahankan keunggulan. Kejayaan ini mengakhiri tiga laga sebelumnya dari Persita yang tersebut berakhir tanpa kemenangan, dengan dua kekalahan kemudian satu imbang.
Tambahan tiga poin ini merawat Persita di dalam peringkat keenam dengan 35 poin, menyamai poin Persebaya Surabaya dalam tempat kelima yang digunakan pada pekan ke-21 kalah 1-2 dari tim tamu Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Di sisi lain, kekalahan ini menimbulkan PSBS masih di dalam peringkat 15 dengan 17 poin, terpaut dua poin dari zona degradasi.
Pada laga berikutnya, Persita akan bermain tandang menghadapi pemuncak klasemen Persib Bandung dalam Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Hari Minggu (22/2), sementara PSBS berkunjung ke Stadion Manahan, Solo, untuk berjuang melawan tuan rumah Persis Solo satu hari sebelumnya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
