Ibukota – Instruktur Borussia Dortmund Niko Kovac menyebut, pertahanan solid berubah menjadi kunci keberhasilan merek menaklukkan Bayer Leverkusen dengan skor 2-1 di lanjutan Kejuaraan Jerman Bundesliga 2025/2026 di dalam Stadion BayArena, Leverkusen, Hari Minggu dini hari WIB.
"Kami harus menangkan pertandingan juga kami berhasil melakukannya menghadapi lawan yang hebat. Kami bertahan dengan baik kemudian saya bangga dengan itu," ujar Kovac diambil dari laman resmi Borussia Dortmund, Minggu.
Berdasarkan catatan dari Bundesliga, Dortmund tampil lebih banyak bertahan dengan semata-mata mempunyai 40 persen penguasaan bola. Mereka kerap dalam bawah tekanan Leverkusen yang melesatkan empat tembakan tepat sasaran dari 12 percobaan. Namun kelompok berjuluk The Black Yellow itu berhasil menahan gempuran lawan dengan cuma kebobolan satu gol.
Meski bermain lebih besar bertahan, Kovac menyebutkan apabila timnya lebih lanjut pantas menang, bahkan sanggup menghentikan pertandingan lebih banyak cepat dan juga berpeluang melesakkan gol ketiga.
"Intinya adalah kami menang dengan pantas, meskipun seharusnya kami dapat menghentikan pertandingan lebih lanjut cepat. Kami mempunyai kesempatan untuk mencetak gol ketiga. Tapi itu adalah pekerjaan yang digunakan berat, kami tahu kelompok itu tampil sangat baik sejak menit pertama," kata juru taktik berkebangsaan Krosia itu.
Borussia Dortmund berhasil menang tipis melawan tim tuan rumah Bayer Leverkusen dengan skor 1-2 di lanjutan Kejuaraan Jerman 2025/2026 di Stadion BayArena, Leverkusen, Akhir Pekan dini hari WIB. Dua gol dicetak oleh Aaron Anselmino (41') lalu Karim Adeyemi (65'). Sementara satu-satunya gol dari kelompok tuan rumah dicetak oleh Christian Kofane (83').
Dengan hasil ini, tim peraih satu penghargaan Kejuaraan Champions UEFA itu ketika ini berada pada tempat tiga klasemen sementara Kompetisi Jerman 2025/2026 dengan mengoleksi 25 poin dari 12 laga.
Sementara Leverkusen berada tepat pada bawah Dortmund yaitu dalam peringkat empat klasemen dengan torehan 23 poin dari 12 pertandingan.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence dalam website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
