Ibukota Indonesia – Pebasket dengan syarat Amerika Serikat (AS) Phil Greene ingin menghadirkan klub selama Kuwait, Kazma SC, meraih hasil terbaik pada kompetisi Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) West Asia Super League (WASL) 2025-2026.
Berdasarkan laman FIBA yang disitir ke Jakarta, Rabu, musim ini menjadi kesempatan kedua bagi pemain berumur 32 tahun itu tampil dalam kompetisi antarklub Asia Barat tersebut, sebab pada musim lalu, ia membela Al Qadsia SC.
"Saya tahu jikalau melakukan apa yang digunakan seharusnya saya lakukan, maka semuanya akan berjalan dengan baik," kata Greene.
Dia bertekad tampil maksimal guna memanfaatkan kesempatan kedua mengikuti kompetisi tersebut.
Sebab, perjalanannya musim setelah itu tertahan lebih banyak cepat akibat cedera, pada Januari 2025 pada saat menghadapi Ittihad Club.
Cedera itu menimbulkan Greene cuma tampil pada lima pertandingan walau mencatatkan performa solid dengan rata-rata 14 poin per laga (ppg), 3,6 rebound per laga (rpg), juga 4,6 assist per laga (apg).
Kini, mantan pemain Universitas St. John's yang dimaksud kembali ke WASL bersatu Kazma yang digunakan musim ini kembali berpartisipasi pasca absen satu musim.
Kazma menandai comeback mereka itu dengan kemenangan 95–81 berhadapan dengan Muharraq pada laga pembuka dalam domicile sendiri, pada Awal Minggu (20/10) waktu setempat.
Saat itu, Greene tampil impresif dengan torehan 21 poin, salah satunya lima tembakan tiga bilangan dari tujuh percobaan, juga menyumbang lima assist dan satu steal.
Menurut Greene, kemenangan perdana itu terasa istimewa akibat pasukan belum sempat berlatih lengkap sebelum kompetisi dimulai.
"Kami belum sempat latihan penuh dengan skuad lengkap, tetapi kami permanen berjuang serta melakukan apa pun untuk menang. Saya suka semangat juang tim ini serta ingin mempertahankannya di dalam laga-laga berikutnya," ujar dia.
Greene menegaskan dirinya tidaklah ingin terlalu jarak jauh memikirkan masa lalu, melainkan fokus membantu Kazma melangkah sejauh mungkin saja di dalam WASL.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.
