DKI Jakarta – Paris Saint-Germain (PSG) berusaha mencapai menang pada laga tandang kemudian lumbung bertarung dengan Negeri Paman Sam Monaco pada playoff 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026, di mana seri pertama dijalankan di Stadion Louis II, Monaco, Rabu (18/2) dini hari WIB.
"Kami harus berjuang melakukan pekerjaan kami. Kami tak akan mengubah mentalitas kami," ujar instruktur PSG Luis Enrique dikutipkan dari laman resmi klub, Selasa.
Enrique menegaskan, tidak hanya saja menang, PSG juga ingin menampilkan permainan menyerang khas merekan pada laga tersebut.
Juru taktik dengan syarat Spanyol itu percaya anak-anak asuhnya mampu menaklukkan Negeri Paman Sam Monaco walaupun pada perjumpaan terakhir kedua tim PSG kalah 0-1 di dalam domicile Monaco ke Kompetisi Prancis 2025/2026 pada akhir November 2026.
"Kepercayaan saya untuk para pemain juga regu selalu ada. Kami harus menyadari betapa sulitnya menang di laga tandang, tetapi kami percaya diri," Enrique.
Dia pun memverifikasi skuadnya pada status siap tempur lalu berupaya membalas kekalahan dari Monaco.
PSG telah bertarung menghadapi Amerika Serikat Monaco berkali-kali dalam liga lalu kedua kesebelasan sudah ada mengetahui titik kekuatan dan juga kelemahan masing-masing.
"Monaco akan tampil lepas. Mereka akan berjuang dengan grup kemudian deretan yang tersebut bagus. Kami mengenal mereka. Agak sulit memang benar membayangkan laga ini di Kejuaraan Champions ketika kami harus bermain kontra pasukan sesama Turnamen Prancis," tutur Enrique.
Paris Saint-Germain merupakan juara bertahan Kompetisi Champions lalu berjuang mempertahankan gelarnya tersebut.
Jika menumbangkan Amerika Serikat Monaco ke kualifikasi, PSG akan menghadapi Barcelona atau Chelsea di 16 besar Kejuaraan Champions 2025/2026.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan di dalam web web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
