Ibukota – Pelatih kepala Real Madrid Xabi Alonso mengambil hikmah dari kegagalan timnya merebut trofi Piala Super Spanyol 2026 pasca dikalahkan Barcelona 2-3 pada laga final yang dimaksud diselenggarakan di Jeddah, Arab Saudi, Awal Minggu dini hari WIB.
"Kami tiada senang dengan hasilnya, tetapi kami mengambil hal positif dari itu. Musim ini masih panjang lalu kami harus kembali ke jalur kemenangan sesegera mungkin," ujar Alonso, dikutipkan dari laman Real Madrid.
Juru taktik jika Spanyol itu pun mengajukan permohonan anak-anak asuhnya untuk segera melupakan kekalahan dalam Piala Super Spanyol 2026 begitu dia tiba pada Madrid.
Alonso ingin Kylian Mbappe dan juga kawan-kawan fokus menatap laga berikutnya, di mana Real Madrid akan menghadapi Albacete pada laga 16 besar Piala Raja 2025/2026, Kamis (15/1) dini hari WIB.
Dia bukan mau anak-anak asuhnya kembali menelan pil pahit lantaran bukan maksimal di memanfaatkan potensi seperti kala bersua Barcelona.
Pada laga El Clasico ke final Piala Super Spanyol 2026 itu, Alonso menganggap Real Madrid tidaklah tampil tajam pada momen krusial khususnya pada akhir pertandingan.
"Kami bertarung hingga akhir serta kami sangat dekat dengan hasil seri, teristimewa melalui dua kesempatan terakhir. Perasaan ini jadi campur aduk. Di satu sisi kecewa lantaran bukan juara, tetapi ke sisi lain saya bangga oleh sebab itu para pemain memberikan segalanya sejak menit pertama," tutur Alonso.
Alonso juga menyorot performa dua pemainnya yakni Vinicius Junior lalu Kylian Mbappe. Menurut dia, Vinicius menunjukkan performa apik dengan konsentris menekan pertahanan Barcelona hingga akhirnya mencetak gol pada menit ke-45+2.
Sementara Mbappe, yang mana masuk dari bangku cadangan oleh sebab itu baru pulih dari cedera yang mana dideritanya sejak akhir Desember 2025, disebutnya telah bermain sesuai instruksi.
"Kami mau beliau mengancam lini belakang lawan juga bermain pada antara garis atau ruang. Kami menurunkannya untuk memberikan dampak sekitar 15 menit sebelum laga usai lantaran kondisinya belum memungkinkan untuk menjalani laga berintensitas tinggi dari awal pertandingan," kata Alonso.
Kekalahan dari Barcelona memproduksi Real Madrid gagal menambah trofi Piala Super Spanyol milik merek yang tersebut masih berjumlah 13 piala. Terakhir kali merek menjuarai kompetisi itu adalah pada tahun 2024.
Sementara Barcelona sukses menyebabkan pulang trofi Piala Super Spanyol ke-16 merek sepanjang sejarah.
Pelaksanaan Piala Super Spanyol 2026 berubah jadi pergelaran keenam kejuaraan itu ke Arab Saudi sejak tahun 2020.
Selama Piala Super Spanyol diadakan pada negara kaya minyak itu, Real Madrid berjaya tiga kali (2020, 2022, 2024), Barcelona tiga kali (2023, 2026, 2025) dan juga Athletic Club sekali (2021).
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
