Malang, Jawa Timur – Semen Padang berusaha mencapai tiga poin pada waktu melawat ke Stadion Kanjuruhan, pada Daerah Malang, Jawa Timur, esok Sabtu, guna menghadapi Arema FC, demi bertahan di tempat Kompetisi 1.
"Target untuk pertandingan melawan Arema adalah kemenangan lantaran tiga poin sangat penting bagi kami," kata Pelatih Semen Padang Eduardo Almeida di konferensi pers pada Malang, Jumat.
Semen Padang berada di dalam urutan ke-15 klasemen dari total 18 klub kontestan Kompetisi 1.
Klub ini mengoleksi 33 poin dari delapan kali menang, sembilan kali imbang, dan juga 16 kali kalah.
Posisi ini belum aman lantaran apabila kalah melawan Arema FC dan juga jikalau PSS Sleman atau Barito Putera menang berhadapan dengan lawan-lawannya, maka Kabau Sirah ini terdegradasi ke Kompetisi 2.
PSS juga Barito Putera sendiri lebih besar unggul dari produktivitas gol.
Jika Semen Padang menyebabkan 36 gol tapi kebobolan 60 kali, maka PSS mengemas 40 gol kemudian jumlah agregat kebobolan 50 gol. Barito Putera juga mencetak 40 gol tapi kemasukan 56 gol.
Untuk itu kemenangan melawan Arema FC menjadi satu-satunya cara agar Semen Padang tetap memperlihatkan bertahan dalam Turnamen 1.
"Saya berharap Arema sanggup meraih tiga poin, tetapi bukanlah ketika berhadapan dengan kami," ujarnya.
Pemain Semen Padang Tin Martic menyatakan laga di dalam Stadion Kanjuruhan itu menjadi penentu nasib bagi Semen Padang.
"Sekarang semuanya berada di tempat tangan kami sendiri, tiga poin akan menimbulkan kami bertahan di dalam Turnamen 1," kata dia.
Soal pertandingan tanpa penonton, pemain dengan syarat Kroasia ini mengatakan bukanlah kendala untuk menyuguhkan permainan berkualitas.
"Bermain sepakbola dalam hadapan suporter sangat luar biasa, sayangnya besok tak bisa jadi terjadi. Tapi target kami tetap saja sama, yakni kemenangan," ucapnya.
