DKI Jakarta – Semua tunggal putri Indonesia dipastikan kandas di dalam sesi 32 besar French Open 2025 pasca harapan terakhir Putri Kusuma Wardani
Dikutip dari laman BWF di dalam Jakarta, Putri kalah dua gim dengan segera dari Miyazaki, 18-21 lalu 15-21,
Sehari sebelumnya, Gregoria Mariska Tunjung juga kalah lewat drama rubber gim 21-18, 6-21, kemudian 13-21 dari atlet China Gao Fangjie pada putaran pertama French Open 2025 di Glaz Arena, Rennes.
Memulai gim pertama, Putri KW tampil begitu terbuka menghadapi beberapa orang pola serangan yang dimaksud dilancarkan Tomoka.
Namun selepas interval, Putri KW mampu mencatatkan empat bilangan beruntun untuk mengubah kedudukan berimbang 15-15.
Sayangnya beberapa kesalahan diwujudkan oleh Putri KW pada penghujung gim pertama, yang digunakan memproduksi Tomoka menghentikan set dengan kemenangan 21-18.
Pada gim kedua, Putri KW justru tampak kesulitan untuk tampil lebih lanjut menyerang pasca pola serangannya kerap dibaca.
Tomoka mampu unggul jarak jauh lima poin pada saat memasuki jeda, 11-6.
Selepas interval, Tomoka kian tak terbendung dengan mencatatkan empat poin beruntun kemudian sekaligus menghentikan gim kedua lewat kemenangan 21-15.
Tumbangnya dua perwakilan Nusantara ini menjadi sebuah catatan negatif yang dimaksud harus segera diputus.
Pada acara Denmark Open 2025, Gregoria juga harus terpaksa angkat koper pada fase pertama selepas kandas dari delegasi Skotlandia Kirsty Gilmour pada laga yang dimaksud berjalan dua gim.
Sedangkan Putri KW tampil juga kurang menjanjikan di Denmark Open 2025 pasca langkahnya terganggu di dalam putaran 16 besar oleh sebab itu kalah dari Tomoka.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
