Ibukota – Menepis rumor hengkang, atlet sepeda George Russell menjamin akan menjalani musim kesepuluhnya dengan Mercedes untuk Formula 1 musim 2026.
Pembalap jika Inggris ini bangga bisa jadi melanjutkan karir dengan Mercedes setelahnya cukup panjang merintis hingga dipromosikan ke kelompok utama Mercedes yang digunakan berkompetisi di dalam Formula 1 pada 2022 silam.
"Saya benar-benar bangga mampu melanjutkan perjalanan kami bersama. Tahun depan akan ditandai kesepuluh sejak saya melakukan penandatanganan (kontrak) dengan Mercedes pada tahun 2017," ujar Russell disitir dari Formula 1, Kamis.
"Sejauh ini sudah berubah jadi kemitraan yang digunakan panjang dan juga sukses dengan grup serta saya tak sabar untuk meninjau apa yang mana akan terjadi, khususnya saat kami memulai salah satu pembaharuan regulasi terbesar pada sejarah olahraga tahun depan," imbuh Russell.
Russell yang tersebut sekarang berstatus sebagai peserta balap paling senior di Mercedes sebelumnya dikabarkan akan hengkang setelahnya negosiasi perpanjangan kontraknya tiada menemui titik temu.
Terlebih Mercedes juga sempat dirumorkan mendekati peserta balap jawara planet empat kali Max Verstappen untuk mengisi kursi atlet sepeda utama pada musim 2026.
Namun Mercedes sekarang ini tambahan mempercayakan dua kursi utama untuk Formula 1 musim 2026 untuk dua atlet sepeda didikan akademi yakni Russell kemudian Kimi Antonelli yang digunakan baru dipasangkan musim ini.
Russell mengaku bahwa timnya ketika ini berada ke jalan yang benar untuk mampu kembali menorehkan kejayaan dengan beberapa pengembangan-pengembangan yang dimaksud dilakukan.
"Kami semua sangat fokus untuk menimbulkan itu sukses kemudian bagi saya pribadi, mendirikan pada apa yang dimaksud telah lama menjadi musim terkuat saya dalam F1 sampai pada waktu ini," ungkap Russell.
Russell selanjutnya akan kembali ke di rute pada GP Amerika Serikat yang mana berlangsung ke Circuit of The Americas (COTA), Minggu.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI ke web web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
