Timnas futsal Tanah Air masih dilatih Hector Souto sampai 2028

Ibukota – Ketua Umum Federasi Futsal Indonesi (FFI) Michael Victor Sianipar menegaskan bahwa instruktur Hector Souto akan permanen berubah menjadi instruktur kepala timnas futsal Indonesi sampai Piala Bumi Futsal 2028.

Kepastian ini dikatakan oleh Michael setelahnya timnas futsal Indonesi kalah adu penalti 4-5 dari Iran pasca kedua tim bermain imbang 5-5 sampai putaran tambahan waktu, pada laga final Piala Asia Futsa 2026 ke Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu.

"Kontrak kan udah, udah kita perpanjang sebenarnya sampai 2028, sampai Piala Dunia," kata Michael.

Dalam kesempatan yang mana sama, Michael memaparkan bahwa FFI sangat mengapresiasi perjuangan tim Garuda dalam Piala Asia Futsal 2026, yang tersebut mencetak sejarah akibat bermain di laga final untuk pertama kalinya.

Sebelumnya, laju terbaik Nusantara di kompetisi ini adalah mencapai perempat final edisi 2022 pada Kuwait. Capaian itu kemudian diperbaiki pada tahun ini pada saat menembus semifinal, berikutnya mengalahkan Negeri Matahari Terbit 5-3 dalam fase itu, untuk mencetak sejarah lagi dengan berlaga ke final.

Di final, Indonesia juga mampu menahan Iran sampai sesi adu penalti, sebelum akhirnya mereka itu meraih peringkat ke-14-nya. Laga kemarin di malam hari adalah final kedua untuk Iran, dari 16 final yang dimaksud mereka itu mainkan, yang digunakan diselesaikan sampai fase adu penalti.

Sebelumnya, dia memainkan final sampai sesi terakhir pada 10 tahun setelah itu dalam Vietnam. Ketika itu, mereka dikalahkan Jepun 0-3 pada sesi adu tos-tosan, setelahnya bermain imbang 2-2.

"Ya kami sangat mengapresiasi. Dan sekali lagi pada federasi futsal kita tiada pernah bicara target secara spesifik. Jadi, dari pertandingan ke pertandingan, berikan yang digunakan terbaik," ucap dia.

Ia menambahkan, "Pertandingan-pertandingan seperti ini kita harus terbiasa. Teman-teman tadi lihat kan body-body-nya, sangat fisiknya, larinya, merek selalu adu lari di sana. Tapi ini yang digunakan kita harus mulai terbiasa. Dan saya yakin coach Hector punya rencana ke depan untuk mempersiapkan tim kita menghadapi tim-tim kuat seperti Iran lalu bahkan yang lebih banyak tinggi lagi ke depan".

Lebih lanjut, Michael juga mengungkapkan rencana lebih tinggi lanjut pihaknya pasca berubah jadi tuan rumah Piala Asia Futsal 2026, yaitu berubah menjadi tuan rumah Piala Bumi Futsal 2028.

Kata dia, meraih kemenangan bidding untuk turnamen Piala Global Futsal 2028 mungkin saja akan sulit dikarenakan edisi sebelumnya berjalan di dalam benua Asia, yaitu di Uzbekistan. Kendati demikian, kata Michael, pihaknya akan mencoba keras untuk meyakinkan FIFA mewujudkan hal ini.

"Memang betul terakhir kali kan Uzbekistan ya yang mana tuan rumah Piala Dunia. Jadi kan biasanya kalau telah dalam Asia, pindah ke benua lain. Tapi kami akan coba bangun argumen, meyakinkan FIFA, tolong beri kami kesempatan dalam Indonesi akibat kami punya momentum. Sayang kalau kita lewatkan. Jadi kita targetkan 2028, ini akan bermetamorfosis menjadi salah satu fokus kita juga untuk bidding Piala Dunia," jelas dia.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top