Timnas futsal putra menangi medali emas pasca hancurkan Thailand 6-1

Ibukota – Timnas futsal putra Tanah Air memenangi medali emas SEA Games Thailand 2025 setelahnya menghancurkan tuan rumah Thailand dengan skor 6-1 pada pertandingan perebutan medali emas ke Nonthaburi Sport Complex Gymnasium, Nothanburi, Jumat.

Ini merupakan medali emas pertama yang berhasil dibawa pulang timnas futsal putra dari pesta olahraga Asia Tenggara, sejak futsal dipertandingkan pada 2007.

Kemenangan itu menegaskan Negara Indonesia berada di pucuk klasemen grup pasca memainkan empat pertandingan. Baik Indonesia maupun Thailand sama-sama mempunyai sembilan poin dari empat laga, namun timnas Indonesia berhak berubah menjadi pemenang medali emas karena tie breaker yang tersebut digunakan pada SEA Games 2025 adalah catatan head to head.

Tim Negara Indonesia membuka keunggulan pada menit ketujuh 15 detik akibat hadiah penalti dari wasit. Pelanggaran yang dimaksud dikerjakan pemain Thailand Itticha Praphaphan terhadap Samuel Eko menimbulkan wasit menunjuk titik putih. Firman Adriansyah menjadi eksekutor, juga sepakannya membobol gawang Thailand.

Indonesia kemudian menggandakan keunggulan dari upaya Syauqi Saud yang digunakan mengurangi tembakan dari sikap bukan terkawal dalam sisi kiri. Tim merah-putih bahkan berpeluang memperbesar keunggulan dari prospek yang dimiliki Samuel Eko, namun bukan berbuah gol. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 2-0 untuk Indonesia.

Pada awal sesi kedua, Thailand berupaya keras mengejar ketertinggalan. Namun justru Indonesi yang digunakan mendapat kesempatan demi peluang, salah satu kesempatan terbaik didapat Samuel Eko yang dimaksud sepakannya terkena pemain Thailand.

Gawang Thailand kemudian kemasukan untuk ketiga kalinya. Samuel Eko mengurangi tembakan kaki kiri setelahnya menerima bola sepakan ke dalam. 3-0 untuk keunggulan Indonesia.

Timnas Thailand memberikan ancaman nyata yang tersebut memaksa kiper Ahmad Habibie harus melakukan penyelamatan apik dari sepakan Attipong Munphlai. Indonesia lantas mencetak gol keempat mereka dari sepakan jarak sangat jauh Dewa Rizky Amanda.

Gol kelima untuk Tanah Air kemudian tercipta ketika laga tinggal menyisakan lima menit. Ardiansyah Nur mencuri bola dari Alongkorn Janphon dan juga memasukkannya ke gawang yang mana kosong. 5-0 untuk Indonesia.

Thailand lantas mencetak gol pelipur lara melalui Krit Aransanyalak yang digunakan sukses memanfaatkan umpan Worasak Spirangpirot. Namun Negara Indonesia mencetak gol keenamnya melalui sepakan jarak jarak jauh Ardiansyah Nur, untuk mengunci kemenangan besar bagi pasukan Garuda.

Susunan pemain:

Thailand:

Pemain utama:Arut Senbat, Worasak Srirangpirot, Krit Aransanyalak, Itthica Praphaphan, Amarin Akapan
Pemain cadangan: Nuttapong Yeemarep, Ronnachai Jungwongsuk, Narongsak Wingwon, Chadwala Sriarwut, Sarawut Phalaphruek, Alongkorn Janphon, Muhammad Osamanmusa, Attipong Munphlai, Apiwat Chaemcharden

Indonesia:

Pemain utama: Ahmad Habibie, Muhammad Rizki Xavier, Mochammad Iqbal Rahmatullah, Israr Megantara, Firman Adriansyah
Pemain cadangan: Muhammad Nizar Nayaruddin, Samuel Eko, Syauqi Saud, Ardiansyah Nur, Holypaul Septinus Soumelina, Reza Gunawan, Dewa Rizky Amanda, Wendy Brian, Romi Humandri

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top