DKI Jakarta – Kepelatihan timnas futsal U-19 Indonesi Naim Hamid Salim menyatakan timnya masih mengincar hasil sempurna pada fase grup Kejuaraan Futsal ASEAN U-19 2025 meskipun sudah ada pasti lolos ke semifinal.
Pada laga terakhir putaran Grup B, Tanah Air yang dimaksud membuka pertandingan dengan kemenangan 4-1 menghadapi Myanmar, Rabu, akan menghadapi Malaysia, yang digunakan menduduki kedudukan kedua dengan satu poin, pada esok Kamis.
"Ya mudah-mudahan untuk lawan Malaya juga kita berharap bisa jadi dapat hasil sempurna insyaallah," kata Naim pasca pertandingan berperang melawan Myanmar pada audio yang digunakan diterima ANTARA pada Ibukota Indonesia dari timnas futsal Indonesia, Rabu.
Tiga poin dari Myanmar menyebabkan Garuda Muda untuk sementara memuncaki klasemen Grup B dengan tiga poin. Tiket lolos ke semifinal sudah ada digenggam Tanah Air dan juga pada laga bertarung dengan Tanah Melayu nanti, Garuda Muda cuma butuh satu poin untuk mengunci predikat juara Grup B.
Posisi finis putaran grup akan menentukan lawan setiap grup dalam, semifinal pada Hari Sabtu pekan ini.
Juara Grup A akan bertarung dengan runner-up Grup B, sementara juara Grup B akan berhadapan dengan runner-up Grup A.
Grup A terdiri dari Thailand yang digunakan menjadi pemimpin klasemen, berikutnya Vietnam kemudian Brunei Darussalam yang digunakan masih tanpa poin.
"Ya itu pasti untuk hitung-hitungan dengan grup sebelah entah mau ketemu Thailand ataupun Vietnam," ucap Naim.
Naim sangat bersyukur pemain-pemainnya menuntaskan pertandingan pertama dengan kemenangan telak 4-1.
Keempat gol Indonesia dicetak oleh Muhamad Dafa Erlangga, Reivan Revian, Andi Umayyah, serta Haekel Ayyasy, sementara gol hiburan untuk Myanmar dicetak Hae Mar Htay.
"Alhamdulillah kita berhasil dapat tiga poin, tapi memang benar dari segi permainan kemungkinan besar anak-anak masih sedikit berbagai kekurangan yang dimaksud memang benar segera kita harus perbaiki mengingat juga kami baru main sekali sedangkan Myanmar udah main kemarin," kata Naim.
"Nanti ke depan mudah-mudahan dari hasil ini kita akan sejumlah koreksi dan juga memperbaiki lagi buat pertandingan selanjutnya," tambah dia.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
