Timnas putri Tanah Air kalah 0-8 dari Thailand pada laga pembuka

Ibukota Indonesia – Tim nasional putri Negara Indonesia kalah 0-8 dari tuan rumah Thailand, pada laga pembuka dia ke Grup A cabang olahraga sepak bola putri SEA Games 2025 di Stadion Chonburi, Kamis.

Dikutip dari laman penyelenggara, Thailand membuka keunggulan pada menit kedelapan melalui gol bunuh diri Nafeeza Nori.

Setelah itu mereka melesakkan gol lewat Aupachai Pattaranan (21’), Silawan Intamee (27’), Saowalak Pengngam (44’), Jiraporn Mongkoldee (48’, 51’, 59’) kemudian Panittha Jeeratanapavibul (55’).

Dengan kekalahan itu, Negara Indonesia ketika ini menghuni tempat ketiga atau terakhir dalam klasemen sementara Grup A dengan nol poin. Sedangkan Thailand menguasai puncak klasemen dengan tiga poin.

Tuan rumah Thailand memegang kendali permainan sejak awal. Tidak membutuhkan waktu lama, merekan kemudian membuka keunggulan pada menit kedelapan, akibat gol bunuh diri Nafeeza Nori.

Dari situasi tendangan sudut, bola mengarah ke mulut gawang Indonesia, sebelum upaya menyapu bola yang digunakan dilaksanakan Nafeeza memproduksi bola membentur Gea juga masuk ke gawang sendiri. satu-nol untuk Thailand.

Setelah unggul satu gol, Thailand semakin percaya diri. Berulang kali pertahanan Nusantara dipaksa bekerja keras untuk menahan gempuran kubu tuan rumah, pada menit ke-17 kiper Iris De Rouw masih mampu menahan tembakan Jiraporn Mongkoldee.

Namun gawang Tanah Air kembali kemasukan pada menit ke-21. Gol ini kembali diawali dari situasi tendangan sudut, bola kemudian dapat disundul Sunisa Srangthaisong yang dimaksud mampu dibuang kiper Indonesia.

Pada situasi itu, De Rouw sebenarnya sedang dihalangi salah satu pemain Thailand, sehingga ia kesulitan mengantisipasi tendangan Aupachai Pattaranan. 2-0 untuk Thailand.

Kiper Nusantara De Rouw sempat melakukan penyelamatan bagus untuk pada waktu ia meninggalkan dari sarangnya untuk menggagalkan upaya Saowalak Pengngam.

Namun pada menit ke-27, gawang Tanah Air kembali kemasukan dari situasi tendangan sudut. Kiper De Rouw sebenarnya mampu menggagalkan sundulan Chatchawan, sebelum bola pantul disambar dengan keras oleh Silawan Intamee. 3-0 untuk Thailand.

De Rouw kembali memperlihatkan kemampuannya ketika ia menggagalkan sepakan Pattaranan Aupachai, sebelum gawang Indonesia kembali kemasukan pada menit ke-44. Kali ini gol Thailand disumbangkan oleh Saowalak Pengngam melalui sepakan jarak jauh. Angka 4-0 untuk keunggulan Thailand menghentikan fase pertama.

Pada fase kedua, instruktur Akira Higashiyama memasukkan Remini Rumbewas juga Marsela Awi untuk menambah daya gedor Indonesia.

Masuknya kedua pemain yang disebutkan belum memberi dampak signifikan bagi Indonesia. Justru Thailand yang tersebut mampu mencetak gol kelimanya pada menit ke-48. Diawali pelanggaran Sheva Imut di kotak terlarang, wasit kemudian menunjuk titik putih.

Jiraporn yang tersebut berubah jadi eksekutor melakukan tugasnya dengan sempurna ketika sepakannya ke sisi kanan bawah gawang Indonesi tiada dapat dihentikan kiper De Rouw. 5-0 untuk Thailand.

Pada menit ke-51, giliran Remini Rumbewas yang dimaksud melakukan pelanggaran terhadap Sunisa Srangthaisong pada kotak terlarang yang dimaksud kembali menciptakan hadiah penalti untuk Thailand. Jiraporn kembali bermetamorfosis menjadi algojo, serta kali ini sepakannya juga kembali bersarang ke gawang Indonesia. 6-0 untuk keunggulan Thailand.

Hanya berselang empat menit, tepatnya pada menit ke-55, Thailand kembali menambah pundi-pundi golnya. Diawali tendangan sudut, bola kemudian disambut sontekan Panittha Jeeratanapavibul yang digunakan lincah mencari ruang, kemudian menghasilkan gawang Negara Indonesia kembali kemasukan. 7-0 untuk Thailand.

Gol penutup untuk melengkapi pesta Thailand tercipta pada menit ke-59. Pemain pengganti Taneekarn Dangda mengurangi tembakan keras yang mana dapat ditahan kiper De Rouw, namun bola pantul dapat dengan leluasa disambar Jiraporn untuk menjadi gol kedelapan Thailand.

Indonesia memiliki prospek terbaik pada menit ke-74 melalui tembakan pemain perwakilan Aulia Mabruroh. Namun tembakannya dapat ditepis kiper Thailand Thichanan Sodchuen untuk menegaskan kesucian gawang tuan rumah.

Timnas putri Nusantara akan melakoni pertandingan keduanya di Grup A dengan menghadapi Singapura pada Hari Minggu (7/12) dalam stadion yang dimaksud sama.

Pada cabang olahraga sepak bola putri, akibat hanya saja terdiri dari dua grup, hanya sekali grup peringkat pertama serta peringkat kedua yang tersebut berhak lolos ke semifinal.

Daftar susunan 11 pertama kedua tim:

Indonesia: Iris De Rouw, Gea Yumanda, Emily Julia Nahon, Nafeeza Nori, Felicia De Zeeuw, Reva Oktaviani, Claudia Scheunemann, Sheva Imut, Zahra Muzdalifah, Helsya Maesaroh, Riski Vivi Oktavia

Thailand: Thichanan Sodchuen, Pitsamai Sornsai, Kanjanaporn Saenkhun, Panittha Jeeratanapavibul, Silawan Intamee, Pluemjai Sontisiwat, Jiraporn Mongkoldee, Chatchawan Rodthong, Sunisa Srangthaisong, Saowalak Pengngam, Pattaranan Aupachai.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI pada portal web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top