DKI Jakarta – Tottenham Hotspur pada Hari Sabtu waktu malam menunjuk Igor Tudor sebagai ahli temporer hingga akhir musim ini menggantikan Thomas Frank.
Frank dipecat setelahnya Spurs dikalahan 1-2 oleh Newcastle United awal pekan ini, yang dimaksud berubah menjadi puncak dari rangkaian performa mengecewakan Spurs sepanjang musim.
“Igor bergabung dengan fokus jelas, yaitu meningkatkan performa, menimbulkan hasil, serta menghadirkan kami naik pada klasemen Kejuaraan Inggris,” kata Tottenham pada lamannya.
Klub itu menegaskan Tudor diberi tugas menghadirkan organisasi permainan, intensitas, juga daya saing yang dimaksud lebih lanjut kuat di fase krusial musim ini. Penunjukan Tudor tak lepas dari situasi sulit yang digunakan berada dalam dialami Spurs.
Tottenham terdampar di dalam peringkat ke-16, semata-mata sedikit pada melawan zona degradasi.
Posisi yang dimaksud sangat dari ekspektasi klub yang tersebut pada beberapa musim terakhir konsisten bersaing di dalam papan atas.
Tudor bukanlah sosok asing di kancah sepak bola Eropa lantaran pernah meningkatkan kekuatan Juventus sebagai bek.
Di level kepelatihan, ia pernah menangani Olympique de Marseille, Lazio dan juga Galatasaray. Pengalaman itu diharapkan membantu Spurs pergi dari dari tekanan.
Tudor mengaku siap menghadapi tantangan besar dalam London Utara.
“Sungguh kehormatan besar mampu bergabung dengan klub ini pada momen penting. Saya mengenali tanggung jawab yang tersebut diberikan lalu fokus saya jelas: menghadirkan konsistensi pada performa lalu bersaing dengan keyakinan ke setiap pertandingan,” ujar Tudor.
Dia mengkaji skuad Tottenham memiliki kualitas yang mana cukup untuk bangkit, tetapi membutuhkan organisasi permainan juga energi baru agar hasil positif segera diraih.
Ujian pertama Tudor adalah laga Derby London Utara berhadapan dengan Arsenal akhir pekan mendatang (22/2).
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan dalam web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.
