Update cedera Arsenal: Calafiori siap lawan Wolves dalam Kejuaraan Inggris

Ibukota Indonesia – Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Turnamen Inggris, Kamis dini hari WIB, setelahnya dinyatakan pulih dari gangguan mental kebugaran yang digunakan sempat membuatnya batal tampil pada Piala FA.

Mengutip Sky Sport, Calafiori sebelumnya dijadwalkan masuk susunan pemain utama pada waktu Arsenal menghadapi Wigan Athletic di dalam Piala FA, Mingguan (15/2), namun bek yang dimaksud mundur sesaat sebelum pertandingan dimulai dikarenakan mendadak mengalami permasalahan fisik.

Insiden yang disebutkan berubah menjadi yang digunakan keempat kalinya musim ini pemain Arsenal mengalami kendala fisik mendekati sepak mula. Sebelumnya, William Saliba mengalami cedera pergelangan kaki sebelum laga bertarung dengan Liverpool pada September.

Bukayo Saka mundur dari kelompok ketika menghadapi Leeds pada Januari, lalu Calafiori juga sempat mengalami kesulitan mirip jelang laga kontra Brighton pada Desember.

Pelatih Arsenal Mikel Arteta menegaskan pentingnya evaluasi terhadap insiden cedera ketika pemanasan yang digunakan kembali muncul musim ini.

Arteta mengakui situasi yang dimaksud tidak ada lazim kemudian berada dalam berubah menjadi perhatian staf pelatih. “Mungkin itu semata-mata terjadi sekali atau dua kali pada enam tahun saya dalam sini, kemudian sekarang berjalan empat kali. Jadi jelas kami sedang melihatnya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembukaan pemanasan juga kerap dimanfaatkan untuk menguji kesiapan pemain sebelum benar-benar diturunkan.

Menurut dia, persoalan hukum yang mana menimpa Saka tergolong tiada terduga. “Bukayo sangat tak terduga oleh sebab itu ia tidak ada pernah memberi gejala atau sinyal bahwa ini bisa jadi berlangsung ketika pemanasan. Tetapi memang sebenarnya begitulah adanya. Kami harus belajar,” kata Arteta.

Arteta mengungkapkan pembaharuan mendadak pada susunan pemain mendekati laga berdampak besar terhadap rencana permainan. Ia menganggap pasukan ahli harus semakin siap menghadapi berubah-ubah kemungkinan sebelum lalu selama pertandingan.

“Anda harus berpikir ‘bagaimana jika, bagaimana jika’ serta semakin banyak kemungkinan tepat sebelum pertandingan kemudian juga selama pertandingan. Jadi Anda semata-mata penting lebih besar siap,” ujar Arteta.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan ke laman web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top