DKI Jakarta – Kapten Liverpool, Virgil van Dijk menafsirkan Dominik Szoboszlai miliki semua kualitas untuk menggantikannya sebagai kapten The Reds di masa depan.
Gelandang jika Hungaria itu tampil konsentris sepanjang musim ini, meskipun performa Liverpool yang naik turun.
“Jelas beliau tampil sangat bagus. Dia juga pemain yang mana menurut saya masih sanggup naik ke level berikutnya pada hal menjadi pemimpin pasukan ini. Kepemimpinan dimulai dengan memberi contoh, juga itu sudah ada beliau lakukan musim ini," ujar bek selama Belanda itu dikutipkan dari ESPN, Rabu.
Meski begitu, Van Dijk menegaskan bahwa kebijakan untuk menunjuk kapten sepenuhnya berada dalam tangan pelatih.
"Semua itu tergantung pada pelatih, saya kira. Saya tak tahu, ya,” ujar Van Dijk.
Meski telah lama menunjuk kualitasnya, Van Dijk memandang Szoboszlai masih sanggup berprogres dan juga berubah menjadi sosok penting bagi Liverpool pada masa depan.
Szoboszlai bermetamorfosis menjadi salah satu pemain paling stabil performanya musim ini, meskipun kerap dimainkan di dalam berubah-ubah posisi, satu di antaranya mengisi peran bek kanan. Fleksibilitas kemudian etos kerjanya membuatnya menonjol dalam sedang inkonsistensi tim.
Pemain berusia 25 tahun itu juga menunjukkan kontribusi signifikan pada urusan mencetak gol. Saat menghadapi Brighton, beliau mencatatkan gol ke-10 musim ini, melampaui torehan terbaiknya bersatu Liverpool sebelumnya.
Dia pada masa kini mendekati rekor pribadi 12 gol pada semusim yang dimaksud pernah beliau bukukan dengan RB Salzburg pada 2019/20.
Sementara itu, pembicaraan kontrak baru Szoboszlai masih berlangsung. Dia masih terikat kontrak awal yang tersebut diteken ketika didatangkan dari RB Leipzig dengan nilai pemindahan 60 jt pound sterling pada musim panas 2023.
Meski sempat dikaitkan dengan Real Madrid, agennya, Matyas Esterhazy menegaskan bahwa sang pemain tak sedang mencari opsi bermain pada tempat lain.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam website web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.
