Ibukota Indonesia – Instruktur Inter Milan Cristian Chivu memohonkan skuadnya belajar dari kesalahan pasca ditaklukkan AC Milan pada laga derbi Milan Kejuaraan Italia 2025/2026 ke Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Mulai Pekan dini hari WIB.
"Dalam sepak bola, anda harus mengetahui kapan bangkit, kapan belajar dari kesalahan juga terus meningkatkan kualitas sebab kompetisi masih panjang," ujar Chivu, diambil dari laman Inter Milan.
Dia pun memohon anak-anak asuhnya untuk meninggalkan kekecewaan kemudian fokus menatap pertandingan dia selanjutnya yakni menghadapi tuan rumah Atletico Madrid pada lanjutan Turnamen Champions UEFA 2025/2026, Kamis (27/11) dini hari WIB.
"Kami harus siap secara fisik kemudian mental," tutur Chivu.
Kekalahan 0-1 Inter dari AC Milan, yang tersebut menang berkat gol tunggal Christian Pulisic (54'), bermetamorfosis menjadi kekalahan keempat regu berjuluk Nerazzurri dari 12 penghadapan terakhir dengan Milan.
Namun, ke klasemen sementara Turnamen Italia 2025/2026, Inter Milan yang berada di dalam tempat keempat (24 poin dari 12 laga) semata-mata berselisih satu poin dari AC Milan di dalam peringkat kedua (25 poin, 12 pertandingan).
"Kalah empat kali dari 12 laga itu terlalu banyak. Namun jarak kami dalam klasemen masih rapat," kata Chivu.
Saat bersua AC Milan, Inter sejatinya sempat memiliki potensi emas untuk menyamakan kedudukan setelahnya mendapatkan penalti dalam menit ke-74. Akan tetapi, Hakan Calhanoglu yang mana dipercaya sebagai eksekutor titik putih gagal memanfaatkannya berubah menjadi gol.
Meski begitu, juru taktik berkebangsaan Rumania itu tak ingin salahkan satu pemain melawan kekalahan ini. Baginya, semua pemain terus bertanggungjawab baik sewaktu menang maupun kalah.
"Saya tidaklah ingin mencari alasan atau menyalahkan siapapun. Kami semua berada pada hal ini, baik ketika sukses maupun kalah," kata Chivu.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Kecerdasan Buatan pada website web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
