Claudia berharap timnas putri raih hasil lebih banyak baik bertarung dengan Taiwan

DKI Jakarta – Penyerang timnas putri Nusantara Claudia Scheunemann berharap mendapatkan hasil lebih lanjut baik pada pertandingan FIFA Women’s Matchday berperang melawan Taiwan besok Hari Sabtu (29/11) pukul 19.30 Waktu Indonesia Barat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Claudia mengutarakan hal ini pasca timnya, yang mana pada waktu itu masih dilatih ahli Satoru Mochizuki, dikalahkan Taiwan pada bulan Juli tak lama kemudian dalam Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Kualifikasi Piala Asia Putri 2026. Ketika itu, Indonesia kalah 1-2 lalu kekalahan ini memproduksi Garuda Pertiwi gagal lolos ke Piala Asia Putri 2026.

“Untuk saya, pertandingan besok akan berubah menjadi pertandingan yang digunakan luar biasa. Karena kami pernah bermain berjuang melawan Chinese Taipei dalam kualifikasi AFC, kami kalah 2-1. Dan semoga besok mampu memberikan hasil yang digunakan lebih besar maksimal lagi,” kata Claudia pada jumpa pers pra-pertandingan, Jumat.

Indonesia menghadapi Taiwan dengan kepercayaan diri setelahnya mengalahkan Nepal pada uji coba pertama dengan skor 2-1. Saat itu, Nusantara kebobolan satu gol lebih banyak dulu, serta kemudian membalikkan keadaan bermetamorfosis menjadi 2-1.

“Kepada semua pemukim di dalam Jogja, tolong datang serta saksikan pertandingan. Saya pikir pertandingan ini akan luar biasa. Saya berharap kami dapat berjuang dan juga memberikan hasil terbaik untuk Indonesia,” kata Claudia yang digunakan memohonkan suporter lebih lanjut memadati Stadion Maguwoharjo pada saat berjuang melawan Taiwan.

Sementata itu, di kesempatan yang digunakan sebanding pembimbing timnas putri Akira Higashiyama optimistis timnya akan meraih hasil apik berhadapan dengan Taiwan setelahnya kemenangan yang digunakan diraih menghadapi Nepal.

“Kami mengungguli pertandingan terakhir menghadapi dia dengan skor 2-1 lalu selamat untuk kami. Kami juga sangat bersemangat untuk bermain berhadapan dengan Taiwan. Dan besok bermain dalam kandang,“ kata ahli dengan syarat Negeri Matahari Terbit itu.

Pada laga pertama, beberapa atlet senior Garuda Pertiwi tak diturunkan. Akira memilih menyimpan nama-nama seperti Safira Ika Putri, Iris de Rouw, Felicia de Zeuw, Isa Warps, Estella Loupatty, kemudian Isabel Kopp.

Nama-nama ini kemungkinan besar akan diturunkan berhadapan dengan Taiwan (42 dunia), yang dimaksud secara peringkat FIFA lebih lanjut lebih tinggi dari Nepal (89 dunia), namun Akira tak menjamin itu berubah jadi kepastian.

“Jadi sekarang, semuanya tergantung dari latihan hari ini dan juga besok. Jika merekan siap bermain, dia akan bermain. Namun itu tergantung latihan hari ini. Saya ingin mengawasi hasil latihannya,” kata Akira.

Adapun, laga uji coba berjuang melawan Nepal kemudian Taiwan adalah bagian persiapan Indonesia menuju SEA Games 2025 Thailand pada pekan depan.

Di SEA Games 2025, Indonesia tergabung pada Grup A sama-sama Kamboja, Singapura, juga tuan rumah Thailand. Garuda Pertiwi akan membuka laga di dalam pertandingan ini pada 4 Desember menghadapi Thailand di Stadion IPE Chonburi.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di portal web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top