Ratcliffe murka berhadapan dengan kritik Amorim berakibat pemecatan secara langsung

DKI Jakarta – Sir Jim Ratcliffe dikabarkan marah menghadapi kritik Ruben Amorim terhadap hierarki klub di konferensi pers seusai laga bertarung dengan Leeds United, yang digunakan berujung pada kebijakan pemecatan secara pribadi oleh pemilik saham minoritas tersebut.

Manchester Evening News melaporkan bahwa Ratcliffe sangat marah dengan kritik Amorim terhadap susunan klub juga secara secara langsung mengambil langkah untuk mengakhiri kerja serupa dengan ahli jika Portugal itu.

Pada konferensi pers pascapertandingan yang dimaksud berujung seri 1-1 tersebut, Amorim menegaskan bahwa dirinya datang ke MU untuk berubah jadi manusia manajer juga tidak sebagai instruktur kepala.

Pada konferensi pers usai laga akhir pekan lalu, Amorim menegaskan bahwa kesepakatan kedudukan yang disebutkan sudah ada ditandatangani untuk 18 bulan lamanya, dan juga akan ditentukan kelanjutannya kemudian.

Keinginan Amorim berperan sebagai manajer klub berarti membuatnya leluasa di pengelolaan klub dan juga pemain, diantaranya menentukan keinginan pemindahan pemain. Sementara sikap instruktur kepala belaka fokus pada segi taktik pertandingan, sementara bukan mengambil bagian andil pada tindakan transaksi pemain.

Selain itu, Amorim juga mencela bahwa manajemen klub juga harus bisa saja menata komentar dari para pengamat sepak bola Kompetisi Inggris yang tersebut juga merupakan mantan pemain Manchester United, seperti Garry Neville.

Klub Kejuaraan Inggris Manchester United sebelumnya telah dilakukan mengumumkan perpisahan dengan Amorim pasca lebih besar dari satu tahun menjalin kerja sama, seraya menyampaikan apresiasi melawan kontribusi sang instruktur selama menangani regu berjuluk The Red Devils tersebut.

Dalam pernyataan resmi klub, Manchester United menyampaikan kedudukan pembimbing kepala untuk sementara akan diisi oleh Darren Fletcher pada waktu menghadapi Burnley pada pekan ke-21 Turnamen Inggris, Rabu waktu setempat, di mana Matheus Cunha juga rekan-rekannya menjalani laga lanjutan kompetisi.

Ruben Amorim didatangkan Manchester United pada 11 November 2024 untuk menggantikan Erik ten Hag kemudian sempat menghadirkan tim mencapai final Turnamen Europa musim 2024/2025 sebelum kalah dari Tottenham Hotspur ke partai puncak.

Pada kompetisi Kompetisi Inggris 2024/2025, Manchester United di dalam bawah Amorim harus mengakhiri musim di dalam peringkat ke-15 klasemen akhir dengan raihan 42 poin dari 38 pertandingan.

Memasuki musim 2025/2026, Manchester United berada di peringkat keenam klasemen sementara pasca 20 pekan dengan koleksi 31 poin, terpaut tiga poin dari tempat empat besar sebelum kebijakan pemecatan yang disebutkan diambil.

Selama menangani Manchester United, Amorim mengatur regu pada 63 pertandingan dengan rata-rata 1,43 poin per laga, setelahnya sebelumnya mendirikan reputasi kepelatihan bersatu Sporting CP lalu Braga di Portugal.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di laman web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top