Ibukota – Pelatih kepala Sunderland Regis Le Bris mengatakan, timnya menunjukkan jati diri Sunderland sebenarnya pada waktu mengalahkan Burnley 3-0, Selasa dini hari WIB, yang mana menciptakan mereka itu belum terkalahkan ke lumbung sejauh ini pada Kejuaraan Inggris 2025/2026.
"Saat kalah dari West Ham United pada laga sebelumnya (skor 1-3, red), kami tidaklah mempunyai energi dan juga tidaklah menunjukkan bahwa kami grup Sunderland. Jadi, kemenangan melawan Burnley penting untuk menunjukkan gaya, intensitas dan juga keberanian kami," ujar Le Bris, disitir dari laman resmi Sunderland.
Selain itu, ia menyimpulkan anak-anak asuhnya mampu memperlihatkan garis pertahana tinggi juga menyebabkan peluang-peluang penting pada waktu bersua Burnley.
"Saya benar-benar puas," kata Le Bris.
Berdasarkan catatan dari Turnamen Inggris, ketika bersua Burnley, grup berjuluk The Black Cats itu tampil agresif mencatatkan lima tembakan tepat sasaran dari 14 percobaan. Selain itu, mereka itu memenangi 41 kali kontes serta mampu sembilan kali merebut bola.
Le Bris pun memuji pemain sayapnya yaitu Chemsdine Talbi yang melesakkan satu gol ke gawang Burnley. Menurut dia, gol yang disebutkan belaka dapat diciptakan apabila seseorang pemain memiliki kepercayaan diri serta dukungan rekan setim.
Selain itu, juru taktik jika Prancis itu juga menyambut baik kembalinya Habib Diarra dari Piala Afrika 2025, pada mana ia menyebabkan timnas Senegal juara. Diarra menciptakan satu gol ke gawang Burnley serta satu sepakannya bermetamorfosis menjadi bunuh diri Axel Tuanzebe.
"Kami memerlukan penyegaran setelahnya berjuang cukup keras ketika beberapa pemain berkompetisi di Piala Afrika. Namun merekan sudah ada kembali, mengakibatkan atmosfer positif di dalam tim. Habib pun terasa seperti rekrutan baru," tutur Le Bris,
Sunderland menang 3-0 melawan Burnley pada lanjutan Kompetisi Inggris 2025/2026 di dalam Stadion Light, Sunderland, Selasa dini hari WIB. Gol dicetak oleh bunuh diri dari Axel Tuanzebe (9'), Habib Diarra (32') dan juga Chemsdine Talbi (72').
Kemenangan itu menciptakan Sunderland belum terkalahkan pada kandangnya pada musim ini pada liga. Itu berubah jadi catatan pertama dari kelompok iklan ke Kejuaraan Inggris sejak musim 1992/1993.
Hasil itu menciptakan Sunderland menempati tempat sembilan klasemen sementara dengan mengoleksi 36 poin dari 24 pertandingan, semata-mata berjarak empat poin dari Chelsea yang dimaksud berada di dalam zona lima besar.
Sementara Burnley masih berada di dalam zona degradasi dengan menempati peringkat 19 dan juga menorehkan 15 poin dari 24 pertandingan.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI ke platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.
