DKI Jakarta – Pemain tengah Arema FC Gustavo Franca menyatakan dirinya tak kesulitan memainkan peran berbeda bersatu pasukan barunya setelahnya didatangkan pada bursa transaksi paruh musim BRI Super League 2025/2026.
Dikutip dari laman resmi I.League, Rabu, Gustavo Franca bersatu Arema FC ditempatkan sebagai pemain sayap, berbeda dengan yang digunakan ia lakukan ke Persija Ibukota sebelumnya sebagai gelandang serang.
Pemain berkebangsaan Brasil yang dimaksud mengungkapkan apabila yang mana terpenting adalah kemenangan dari Arema FC jika dibandingkan dengan ke mana ia bermain.
"Pelatih tahu, saya bisa saja bermain dalam dalam, bermain dalam sayap serta yang mana terpenting kemenangan Arema FC. Saya merasa aman di dalam kedudukan ini," jelas Franca.
Pemain berusia 27 tahun yang disebutkan menjelaskan apabila komunikasinya dengan kelompok ahli teristimewa dengan pembimbing kepala Arema FC berjalan dengan baik.
Franca melanjutkan jikalau pada saat ia bermain sebagai pemain sayap, gaya bermainnya tentu berbeda dengan pemain sayap asli, teristimewa pada aspek agresivitas.
"Saya berbicara dengan pembimbing bahwa minggu ini sangat bagus lalu kami sangat percaya diri untuk datang ke di tempat ini (stadion) lalu menang. Jadi, saya benar-benar merasa seperti ke rumah, instruktur membantu saya mengungguli tiga poin," ungkap Franca.
Selanjutnya Gustavo Franca siap kembali memberikan kontribusi untuk Arema FC pada pekan ke-20 BRI Super League menghadapi Persija DKI Jakarta dalam Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Akhir Pekan (8/2) pukul 19.00 WIB.
Tambahan poin ketika ini berada dalam dibutuhkan oleh Arema FC pasca sekarang berada pada peringkat ke-11 klasemen sementara Super League dengan 24 poin dari 19 pertandingan.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.
