Semifinal Piala Liga, Arsenal diuntungkan jamu Chelsea di Emirates

Ibukota – Kepelatihan Arsenal Mikel Arteta mengatakan, skuadnya mendapatkan keuntungan dengan menjamu Chelsea ke Stadion Emirates, London, pada sisi kedua semifinal Piala Turnamen Inggris 2025/2026, Rabu (4/2) dini hari WIB.

"Kami bermain dalam lumbung serta mempunyai keuntungan. Namun, kami harus benar-benar memanfaatkannya lewat cara kami menjalani pertandingan juga memenangkannya," ujar Arteta disitir dari laman resmi Arsenal, Selasa.

Juru taktik selama Spanyol yang dimaksud menegaskan bahwa skuadnya memerlukan dukungan penuh suporter dalam Emirates untuk mengalahkan Chelsea juga melaju ke final.

Arteta tidak ada ingin Arsenal menyia-nyiakan kemenangan 3-2 merek menghadapi Chelsea pada sisi pertama pada Stadion Stamford Bridge.

"Kami di upaya menciptakan sesuatu yang mana spesial. Dengan bersatu, kami akan melakukannya," kata dia.

Arteta mewaspadai Chelsea yang tersebut tampil apik pada bawah ahli anyar mereka, Liam Rosenior. Bersama Rosenior, Chelsea memenangi lima laga Kompetisi Inggris, satu Piala FA lalu dua Kompetisi Champions UEFA.

Meski begitu, Arteta mengingatkan bahwa dari pertandingan-pertandingan itu, Chelsea semata-mata dua kali berjaya tanpa kebobolan. Selebihnya, gawang merek setiap saat kemasukan gol lawan. Situasi itulah yang tersebut akan dimanfaatkan oleh Arsenal.

"Kami telah sangat dekat ke final dan juga akan berupaya keras ke sana," tutur dia.

Terakhir kali Arsenal melaju ke final Piala Turnamen Inggris adalah pada musim 2017/2018 pasca mengalahkan Chelsea pada dua seri semifinal dengan agregat 2-1. Namun sayangnya, di dalam partai puncak merek harus tertunduk dengan skor telak 0-3 dari Manchester City.

Sementara Chelsea terakhir kali melaju ke partai final Piala Turnamen Inggris pada musim 2021/2022, padahal harus berakhir kekalahan 11-10 melalui drama adu penalti dari Liverpool setelahnya bermain imbang 0-0 selama 120 menit.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI di dalam platform web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.

Scroll to Top